WORKSHOP MASA DEPAN PROPINSI KEPULAUAN

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tantangan untuk memajukan setiap daerah. Jika dibandingkan dengan pengembangan wilayah di kawasan daratan, pengembangan wilayah kepulauan memiliki strategi tersendiri.
Berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah telah menetapkan 8 wilayah berciri kepulauan, yaitu Provinsi Bangka Belitung, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi Maluku, dan Provinsi Maluku Utara.
Sampai saat ini, pengembangan wilayah kepulauan memiliki berbagai kendala. Sulitnya menyediakan energi dan pangan mandiri hingga keterbatasan akses transportasi antar pulau menjadi beberapa faktor penghambat pengembangan wilayah kepulauan. Dibutuhkan beragam rekomendasi alternatif kebijakan pengembangan wilayah kepulauan agar wilayah ini bisa bergerak dan mencapai pengembangan yang optimal.
Untuk itu, Universitas Padjadjaran melalui Pusat Unggulan Maluku Corner menyadari pentingnya peran akademisi sebagai salah satu penyumbang gagasan penguatan daya saing Indonesia. Bekerja sama dengan Badan Perencanaan dan Pengembangan Daerah Provinsi Maluku akan menggelar Workshop bertajuk “Masa Depan Provinsi Kepulauan” pada Rabu, 13 September 2017, di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor. Workshop ini digelar dengan tujuan untuk mendiskusikan perkembangan dan keberlanjutan Provinsi Berciri Kepulauan di Indonesia, memetakan prospek Provinsi Berciri Kepulauan, serta mendapatkan data kebutuhan dan aspirasi setiap Provinsi Berciri Kepulauan yang dilanjutkan dengan bagaimana implementasinya.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply